RSS

“Stay Hungry. Stay Foolish”


Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.


Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik


Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah. Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi.


Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran bayi perempuan karena ingin. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat? Mereka menjawab: “Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.


Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan-habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.


Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga.


Saya beri Anda satu contoh:


Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.


Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang. Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang. Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.


Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan


Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat. Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang.


Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan. Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.


Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun asangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. Jangan berhenti.


Cerita Ketiga Saya: Kematian


Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.


Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi.


Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna: Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitulah adanya.


Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.

Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog“, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: “Stay Hungry. Stay Foolish.” (Jangan Pernah Puas. Selalu Merasa Bodoh). Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu.


Stay Hungry. Stay Foolish.


Steve Jobs ( CEO Apple computer Inc )

Disampaikan di di Acara Wisuda Stanford University, USA

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelajaran dari kucing


Cerita ini sudah agak lama saat ada tugas di Banyuwangi, waktu lepas magrib ada kucing yang kelihatane laper banget , terlihat karena kurusnya badan dan kempesnya perut. Seorang mador borongan kasih ikan yang kebetulan saat itu bongkar muatan dari kontainer. waktu dikasih eh kucing itu langsung berlari sambil membawa ikan pemberian sang mandor tersebut. Tidak berapa lama kucing itupun kembali dengan gaya manjanya ....hemm mungkin mau merayu sang mandor agar mau ngasih ikan kembal, dan ternyata rayuannya berhasil ikane kembali dikasih tapi sekarang cuma kepala ..diciumi aja tapi belum dimakan ma mandor diaksih lagi bagian daging , eh begitu dikasih diambil dagingnya dan kembali ketempat yang tadi dituju. setelah itu kembali si kucing untuk makan kepala ikan tersebut. Setelah habis kepala ikan itu kucing itu dikasih lagi ikan sama si mandor sambil bilang :" ini terakhir lho " ....meong jawab si kucing ...lalu digigit daging itu dan kembali ketempat dia menghilang tadi.

Tidak habis pikir kenapa dia selalu ketempat yang sama saat kabur mendapat ikan , apa dia mau menyimpan ikan tersebut ( mungkin punya freeser hehehe) . Penasaran saya ikuti saat terakhir dia dapet ikan....eh begitu samapi ditempat dia menghilang ternyata itu sarangnya dan saya melihat 3 anak kucing yang lucu sambil mrenges mrenges menakuti saya ( yang padahal saya lebih menakutkan dari apapun ..hehheeheh ) oh ternyata itu lalau saya kembali untuk tanda tangan penerimaan barang.


Dalam langkah kembali ke meja terbersit pikiran, kok bisanya si kucing itu ya dengan istingnya langsung membawa makanan yang baru dia dapat ke sarangnya padahal kucing itu sangat lapar..dan kenapa saat kedua di juga melarikan makanannya ke anak anaknya dan dia mengalah tidak makan demi mengaharap makanan lagi ..serta dia memilih makan kepala ikan dari pada dagingnya.

apakah demi anaknya kucing itu rela untuk tidak makan , untuk melihat anaknya makan ikan tersebut dan mengalah untuk memakan yang tidak enak agar anaknya makan makanan yang lebih bergizi dan enak. itu adalah kucing bagaimana dengan manusia yang bkan hanya isnting tapi memiliki akal, hati dan perasaan??


Sungguh terhenyut setelah memikirkan itu, dan hampir menitikan air mata ( dan pasti akan terjatuh air mata jika disitu tidak banyak orang ...gengsi.com) apa yang telah dilakukan oleh orang tua, rela berpayah demi melihat anaknya bahagia tanpa pernah meminta ganti rugi, rela untuk menahan lapar demi melihat anaknya cukup makan dan kenyang, rela terbangun ditengah malam untuk menenangkan anaknya serta menjaganya. Tangis kita menjadi kesusahannya tetapi tangis mereka bukan urusan kita. Kerelaan berkorban, ikhlas dan penuh tanggung jawab dengan apa yang telah di karuniakan kepada mereka.


Tuhan ...... mohon berikanlah mereka balasan yang setimpal dengan yang mereka perbuat untuk kami .. kami tidak mampu membalas apa yang telah mereka lakukan untuk kami, maka kami memohon kepadaMU untuk memberikan balasan untuk mereka Ya Tuhan , karena kepada ENGKAU lah kami memohon untuk apa yang mustahil kami lakukan. BerikanLAH tempat yang tenang disisiMu bagi para orang tua yang telah engkau panggil. AMIEN

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ternyata Tuhan Itu Ada


hem...ini adalah cerita dari teman saya yang dari barat atau lebih dikenal dengan BULE, untuk Nama dan Negara mana iu tidak usah disebutkan karena masalah privasi, kejadian ini bermula saat seorang teman dari teman saya yang seorang atheis bebicara masalah Tuhan . Tuhan merupakan fantasi para pemuka agama yang gila hormat, Agama merupakan penghalang besar untuk mendapatkan apa yang diinginkan.


Walau teman saya bukan penganut agama yang taat, ( risih denger bacotnya tentu aja dalam bahasa inggris ) nah ga lama dia ambil motor dan ngajak temenya itu ke Store ( kalau ndek sini warung ) nah begitu lewat jalanan dia ngebut dengan ugal ugalan . Pas di Double way dia sengaja menyalip mobil didepannya dan bersamaan dari arah berlawanan muncul mobil dan hanya jaran kurang lebih 1cm( walau ga diukur sebenarnya) dari masing masing mobil ..........dan ternyata apa yang dijeritkan teman dari teman saya ...ohhhhhhhhhhhhhhhhh TUUUUUUUUUUUUUHAAAAAAAAAAAAANNNNNNN ( dalam bahasa inggris ohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh GGGGGGGGGGGGOOOOOOOOOOOOOOOOOOOODDDDDDDDD)


Sambil tersenyum teman saya langsung tancap gas dan berhenti di POM bensin lalu bertanya kepada temannya..." tadi kamu bilang apa ? TUHAN ? bukannya TUHAN itu ga ada ? ...cuma diem akhirnya beberapa hari setelah kejadian itu teman dari teman saya beragama dan menjadi pemeluk agama yang taat , melebihi teman saya hehehehehe


Bahkan yang seorang atheis( tidak mengakui eksistensi TUHAN) dalam keadaan titik terendah sebagai manusia dan tidak mampu berbuat apa apa dia memanggil TUHAN. Bagaimana dengan kita ? yang mengkui dan menyembah TUHAN disaat kita terpuruk malah kebiasaan pergi ke makam, pergi kegunung atau memberi apa apa kepada laut. Cukuplah Tuhan tempat kita mengemis ampun serta kemudahan dalam menjalani hidup. Berpikirlah positif agar setiap apa yang terjadi pada kita adalah suatu pembelajaran


Jangan beranggapan jika tuhan tidak mengabulan keinginan kita , maka tuhan tidak sayang pada kita. Tuhan malah lebih menyayangin kita melebih i apapun . siapa tahu jika setiap keinginan kita dikabul mebuat kita KUFUR dan menjadi pribadi yang lebih buruk..maka dari itu TUhan sang penyayang menjauhkan keburukan pada umatnya yang paling dicintainya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Upin & Ipin


Beberapa hari ini saya mengikuti program Upin & Ipin di salah satu TV Swasta Indonesia, ceritanya menarik mengenai dua orang bocah kembar dengan keluarga dan teman temannya. Mulai dari cerita di rumah, di sekolah sampai bermain setiap hari. Saya jadi ingat waktu kecil saya saat melihat film ini walau tidak 100% sama dengan apa yang di Upin & Ipin ( bahkan saya tidak kembar). Tapi yang menjadi daya tarik saya di film ini adalah suasana desa yang sangat alami, peristiwa dan latar kejadiannya sungguh-sungguh tidak dibuat buat, tidak ada unsur paksaan atau sesuatu yang terlalu di ada ada dalam sebuah film. Semua alur dan cerita mengalir seperti kehidupan biasa, hampir berpikir kalau film ini tanpa skenario.

Terlepas film ini buatan Malaysia atau siapa pun, saya merasa cocok dengan film ini. Sungguh kreatif dengan mengusung tema tradisional, mulai dari permainan, latar tempat serta suasana dari film ini. Jika diteliti banyak pengajaran dalam film ini, mulai dari contoh ikatan hubungan dalam keluarga, sikap berteman satu sama lain , sampai budi pekerti yang harus dilakukan oleh yang muda ke yang tua. Tidak lupa film ini di isi dengan tingkah nakal anak seusia tokoh utama yang sangat wajar ( bukan nakal seperti tokoh sinchan yang terlalu lebay). mengingatkan masa anak anak kita , dan tersenyum jika mengingatnya.

Sesuatu yang patut di contoh dalam berkarya, tidak perlu memaksa untuk modern. Toh dengan kehidupan tradisional dapa merengkuh kebahagiaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

GarudaONE


GarudaONE yang rencana dirilis pada tanggal 20 Mei 2011 terlambat untuk diupload pada server karena mengalami gangguan upload akhirnya pada tanggal 21 Mei 2011 baru bisa terupload. Besar ISO yang akan terdownload sebesar 3,6GB setara jika kita mendownload Ubuntu Ultimated atau Sabily Ultimated yang dipastikan kita tidak perlu untuk mencari cari program atau plug in nya karena telah dimasukkan kedalam paket tersebut.

Sebenarnya juga ada pemesanan dalam bentuk DVD seharga Rp. 10.000 ( belum tahu apakah sudah ongkos kirim atau hanya Installernya saja) tetapi layanan ini belum maksimal karena kurang tersedianya formulir pemesanan online. Dari pihak admin katanya akan mengirim melalui email tapi sampai saat saya menulis ini belum dapat formulir tersebut, tapi tidak masalah karena saya telah melakukan pengunduhan yang kira-kira akan selesai 3 hari kedepan.

Saya akan memberikan penilaian tentang OS ini dari kacamata seorang pengguna awam, karena saya sendiri bukan ahli komputer atau pun seorang program jadi penilaian saya adalah penilaian yang mewakili masyarakat umum.

Jika ingin melihat info dari GarudaONE klik disini
Jika ingin mengunduh ISO nya klik disini

Maju terus Indonesiaku

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelangi

Pelangi, ya pelangi sebagian besar dari kita mungkin telah melihat pelangi dalam perjalan hidup. Secara fisika pelangi merupakan pembiasan cahaya yang meliwati prisma, yang dialam dibiaskan oleh partikel-partikel air yang bertebaran di atmosfer. Pelangi tidak hanya terbentuk setelah hujan turun, tetapi juga di air terjun, air mancur dan pembiasan air lainnya.

Apa yang istimewa dari pelangi ? ya keragaman pola warna yang terbentuk dalam lengkungan pelangi. Sesuatu contoh nyata bahwa perbedaan jika berkesinambungan akan menghadirkan suatu keindahan. Perbedaan warna dalam pelangi tidak memperburuk satu warna dengan warna yang lain malah membuat suatu maha karya yang istimewa. Manusia yang tidak diciptakan seragam oleh TUHAN , manusia yang diciptakan dengan perbedaan suku, agama dan ras bukan suatu alasan untuk saling bertarung atau bersitegang. Dengan melihat contoh kesinambungan dalam pelangi, yang mampu saling mengindahkan satu sama lain.

Jadilah pelangi, karena perbedaan warna pelangi itu indah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

My name is khan


My Name is Khan, film ini menceritakan seorang imigran india di amerika serikat yang menderita autis. Tokoh utama dalam film ini salah satunya adalah Rizvan Khan ( diperankan shakru khan ), tokoh ini bersikeras bertemu presiden Amerika Serikat untuk mengatakan bahwa dia bukan seorang teroris. Khan bersikeras melakukan itu karena istrinya yang stress akibat putranya meninggal, dan menyalahkan rizvan karena rizvan adalah seorang islam.

Film ini berlatar pada kejadian 11 September , yang menyebabkan islam menjadi tercoreng di amerika bahkan dunia. Sejak peristiwa itu , islam dikenal sebagai agama yang kejam dan sadis. Selalu menggunakan jalur kekerasan untuk mencapai kedamaian. Selalu merasa benar dan menganggap yang lain salah.

Tetapi dalam film ini, diperlihatkan islam yang sesunggunya. Islam yang penuh kasih sayang, toleransi dan saling peduli satu sama lain. Entah dari golongan , ras atau agama yang berbeda. Keharmonisan kehidupan manusia tanpa jalur kekerasan. yang merupakan tujuan manusia dalam kehidupan


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS